Artikel Terkini

Mengapa Public Speaking dan Komunikasi Efektif perlu dipelajari dan dipraktikkan saat ini ?



Materi yang disampaikan oleh Ahmad Shodikun, S.E. (Waka Bidang Kesiswaan) dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Osis SMK Ma’arif 5 Gombong, Sabtu (17/11) sangat menyita perhatian peserta. Materi tersebut adalah Public Speaking dan Komunikasi Efektif. Menurut pembicara, public speaking dan komunikasi efektif sangat penting bagi sebuah organisasi baik organisasi laba ataupun organisasi nirlaba. Penelitian menyatakan bahwa 70% kesalahan di dunia kerja adalah hasil dari komunikasi yang buruk.

Public speaking merupakan seni yang menggabungkan semua ilmu dan kemampuan yang kita miliki. Pendek kata, public speaking adalah imu aplikatif, praktiknya berani berbicara di depan umum berarti siap menyampaikan pesan kepada orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Dalam public speaking ada 3 hal yang harus diperhatikan  yaitu Verbal (Pesan yang kita kirimkan), Vokal (Suara yang kita sampaikan), Visual : (Bahasa tubuh kita). Sedangkan Ruang lingkup public speaking meliputi : Retorika, Pidato, Master of Ceremony (MC), Presenter, Narasumber, Speaker, Penceramah, Khatib, dan lain sebagainya.

Komunikasi merupakan jalan dua arah. Kita harus memberikan sebaik yang kita terima. Kita adalah apa yang kita bicarakan, sampaikan, berikan dan lakukan. Tujuan Komunikasi adalah untuk menginformasikan (to inform), menghibur  (to entertain), berbagi (to Share), Networking (Jejaring), menyentuh emosi (Inspiratif/ Motivatif). Dalam berkomunikasi ssering kali terjadi miss komunikasi yang menyebabkan tidak berjalannya sebuah hubungan dalam berorganisasi.

Solusi Mengatasi Masalah Miss-komunikasi :
  • Membuat sistem informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker.
  • Buat komunikasi dua arah antara pimpinan-staf nya menjadi lancar dan harmonis, misalnya komunikasi pengurus dengan membuat rapat rutin, dengan komunikasi yang intens akan mengurangi masalah.
  • Membiasakan diri untuk komunikasi atau bicara yang baik dan bermanfaat kepada orang lain
  • Memberikan pelatihan dalam hal komunikasi untuk semua pengurus dan anggota serta pihak terkait. Pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam institusi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi. 
Pembicara juga berharap bahwa semua komponen dalam organisasi terutama OSIS dapat menerapkan prinsip-prinsip komunikasi yang baik sehingga organisasi dapat berjalan dengan baik dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Pengurus dan calon pengurus OSIS hendaknya juga mempunyai keterampilan dalam seni berbicara di depan umum (public speaking) sebagai salah satu komponen penting dalam berorganisasi. Sehingga dapat sebagai bekal ketika lulus dari SMK Ma’arif 5 Gombong baik dalam pekerjaan, bangku kuliah maupun dalam bermasyarakat. Selamat menjadi generasi muda NU yang tangguh dan selalu di depan dan mengedepankan ilmu.