Artikel Terkini

MALIGO BERSIH LAHIR DAN BATHIN


x



Gombong - 22 Februari 2019,

SMK Ma'arif 5 (MALIGO) mengadakan gerakan jum'at  bersih sebagai Kegiatan Pembiasaan dalam rangka memperkuat karakter siswa. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Peserta Didik Kelas X dan XI Semua Program Keahlian. Kegiatan difokuskan di sekitar kampus SMK Ma'arif 5 Gombong. 
Gerakan yang dinamakan dengan Jum'at Bersih ini bertujuan mengurangi dan mencegah wabah penyakit yang baru-baru ini sedang melanda Indonesia, salah satunya adalah wabah Demam Berdarah. Selain itu, Gerakan ini merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa akan kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Dari kegiatan Jum'at Bersih ini banyak sekali nilai-nilai dan karakter positif yang bisa dikembangkan diantaranya adalah kerja sama, Jum'at gotong royong dan peduli lingkungan. Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat akan meningkatkan semangat belajar siswa," ujar waka 1 bidang kesiswaan SMK Maligo, Ahmad Shodikun, S.E.
Menurutnya gerakan Jum’at Bersih ini sangat bermanfaat karena membuat siswa terbiasa hidup bersih dan sehat sekaligus untuk meningkatkan serta mengembangkan budaya kerja sama dan gotong royong sesama siswa dan seluruh warga sekolah.

Gerakan ini diharapkan bisa berjalan secara kontinyu untuk terus memupuk kepedulian dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan.
Semoga kesadaran siswa terhadap kebersihan dan lingkungan akan lebih meningkat lagi, khususnya di SMK Maligo. Dengan demikian kebersihan lingkungan sekolah akan terus terjaga dan permasalahan kebersihan akan makin mudah ditanggulangi. Kuncinya adalah komitmen dan kerjasama dari seluruh warga sekolah untuk terus menjaga dan memlihara kebersihan lingkungan sekolah.

Di sudut lain, untuk kelas XII Semua Program Keahlian (AK, AP, MM dan TKR) diadakan Mujahadah bersama dalam rangka menyambut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang akan dilaksanakan pada bulan Maret dan April. Mujahdah ini dimaksudkan sebagai usaha batiniyah dalam rangka menghadapi ujian. Sehingga diharapkan peserta didik mampu mengerjakan ujian dengan tenang dan memperoleh hasil yang memuaskan yang akhirnya tujuan, cita-cita dan impian dimasa mendatang dapat dicapai.